Perkembangan
Processor dalam Teknologi Komputer
Di era globalisasi ini,
kecanggihan teknologi berkembang sangat pesat di berbagai sektor, salah satu
teknologi yang berkembang sangat pesat adalah komputer. Hampir semua aktifitas
manusia ditunjang dengan komputer, seiring dengan kebutuhan manusia yang
semakin meningkat, maka komputerpun ikut berkembang sangat pesat.
Sebuah komputer tersusun dari
berbagai perangkat keras (hardware) yang memiliki fungsi sendiri-sendiri,
perangkat keras pada komputer yang memiliki peran sebagai otak komputer adalah
processor, prosesor merupakan perangkat vital pada komputer karena tanpa adanya
processor sebuah komputer tidak akan dapat digunakan. Processor mengalami
perkembangan dari generasi ke generasi.
Saat ini terdapat banyak
perusahaan yang bergerak dibidang komputer yang membuat processor, sebagai
contohnya vendor raksasa komputer yang membuat processor adalah AMD dan Intel.
A.
Sejarah Perkembangan Processor Intel
1971: 4004 Microprocessor
Pada tahun 1971
munculah microprocessor pertama Intel, microprocessor 4004 ini digunakan pada
mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk
memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
1972: 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972
munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya
yaitu 4004.
1974: 8080 Microprocessor
1974: 8080 Microprocessor
Menjadi otak
dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh
ribu dalam 1 bulan.
1978: 8086-8088 Microprocessor
1978: 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan
penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan
IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
1982: 286
Microprocessor
Intel 286 atau
yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali
dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor
sebelumnya.
Intel 386 adalah
sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor
tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih
banyak dibandingkan dengan 4004.
1989: Intel486™
DX CPU Microprocessor
Processor yang
pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan
command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek
matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.
1993: Intel® Pentium® Processor
1993: Intel® Pentium® Processor
Processor
generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi,
tulisan tangan, dan foto.
1995: Intel®
Pentium® Pro Processor
Processor yang
dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat
untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor
yang tertanam.
1997: Intel® Pentium® II Processor
1997: Intel® Pentium® II Processor
Processor
Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang
secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien.
Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor
ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan
lebih baik.
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang
dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi
strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar
tertentu.
1999: Intel® Celeron® Processor
Processor Intel
Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan
untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih
cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system komputer dengan budget
(harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk
dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya
dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil,
kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada
processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka
Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999: Intel® Pentium® III Processor
Processor
Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang
secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi,
audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999: Intel® Pentium® III Xeon®
Processor
Intel kembali
merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi
jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini
adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor ,
yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang
untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Processor
Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus
kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan
1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor
processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel
Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus
kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel
Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk
berperan sebagai komputer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih
banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih
besar pula.
2001: Intel®
Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama
berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta
pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar
berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s
Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah
generasi kedua dari keluarga Itanium.
2003: Intel® Pentium® M Processor
2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan
Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino
dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang
mudah dibawa kemana-mana.
2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan
fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor
dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat
digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory,
and PCI Express peripheral interfaces.
2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition
3.73GHz
ebuah processor
yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang
lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency,
1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005: Intel Pentium D 820/830/840
Processor
berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan
konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada
frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan
dukungan HyperThreading.
2006: Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk
type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer
yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2
cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side
bus, dan thermal design power ( TDP ).
2006: Intel
Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang
digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing
memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache (
dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan
thermal design power (TDP).
B. Sejarah Perkembangan Processor AMD
AMD adalah singkatan dari Advanced Micro
Devices
Perkembangan AMD
1. AMD K5
AMD K5 awalnya
dibuat supaya dapat bekerja pada semua motherboard yg mendukung Intel. Jadi
motherboard yg mendukung Intel akan mendukung pula AMD K5. Pada waktu itu tidak
semua motherboard dapat langsung mengenali AMD dan harus dilakukan Upgrade BIOS
untuk bisa mengenali AMD.
2. AMD K5
Prosesor AMD K6
merupakan prosesor generasi ke-6 dengan peforma tinggi dan dapat diinstalasi
pada motherboard yg mendukung Intel Pentium. AMD K6 sendiri masih dibagi lagi
modelnya nya yaitu : AMD K6, AMD K6-2, AMD K6-III
Jenis-jenis AMD
K6
Jenis-jenis AMD
K6-02
3. AMD Duron
AMD Duron merupakan keluarga prosesor
versi murah yang dikenal pada tahun 2000, awalnya prosesor ini memiliki code nama
Spitfire yg dibuat berdasarkan Core Thunderbird. AMD Duron merupakan versi AMD
Athlon yg “diringkas” ia memiliki semua arsitektur yg dimiliki AMD Athlon.
Kinerja AMD Duron dengan AMD Athlon hampir sama hanya beda 7%-10% lebih tinggi
AMD Athlon sedikit. Sa’at ini AMD sudah menghentikan produksi AMD Duron.
4. AMD Athlon
AMD Athlon
merupakan pengganti dari mikroprosesor seri AMD K6. Prosessor ini merupakan
aksi come-back AMD ke pasar industri mikro-prosesor high-end dan AMD ingin
menggeser Intel sebagai pemimpin pasar industri mikroprosesor. Beberapa fitur
tambahan prosesor ini adalah tambahan dua instruksi untuk 3DNow! Dan dua
instruksi untuk MMX yg berada didalam pipeline floating point. Instruksi 3DNow!
Yg dimasukan ke dalam Prosesor AMD Athlon telah diperbaiki dan diperluas dengan
menambahkan 24 interuksi untuk kalkulasi aritmetika integer. Prosesor ini
mengungguli Intel Pentium III Katmai dan baru dapat didekati oleh Intel Pentium
III Coppermine. Fitur lainya prosesor ini adalah AMD Athlon dapat dijadikan
prosesor untuk system multiprosesor seperti halnya prosesor generasi keenam
intel (P6). Dengan menggunakan chipset AMD 750 MP (Iron Gate) dan AMD 760 MPX,
prosesor AMD mewujudkan komputer yg memiliki dua prosesor AMD Athlon.
Untuk itu AMD
membuat dua jenis prosesor yaitu :
·
Single-Prosesor dengan nama AMD Athlon, dan
·
Multiprosesor dengan nama AMD Athlon Profesional.
Keduanya
dibekali teknologi yg sama dengan perbedaan dukungan untuk multiprosesor.
AMD
Athlon/Athlon professional dimaksudkan untuk menyaingi prosesor Intel Pentium
II Xeon dan Intel Pentium III Xeon dengan semua keandalan yg dimilikinya.
Athlon menang pada arsitektur system bus, sedangkan Xeon menang pada chache
level-2 yg berjalan pada kecepatan penuh walaupun Xeon berada dalam cartridge.
Intel Pentiun II
dan Pentium III bukanlah lawan yg dapat menandingi kekuatan prosesor Athlon.
Hanya Pentium Coppermine saja. AMD Athlon mentok pada kecepatan 1000MHz, AMD
berhasil mencapai batas psikologi:menembus batasan 1000MHz ( 1GHz) 3 hari lebih
cepat sebelum Intel meluncurkan Intel Pentium III Coppermine 1 GHz. Hal ini
mengakibatkan AMD mendapat predikat “Processorn of the Year” pada tahun 2000.
Model-Model AMD Athlon
Athlon Classic :
- K7 – Argon (
250 nm )
- K75 –
Pluto/Orion (180 nm )
MMX 3D Now!
Slot A
100 MHz
double-pumped
Vcore: 1.6 V (K7), 1.6 – 1.8 V (K75)
Keluar pertama 23 Juni 1999 ( K7 ), 29 Nopember 1999 ( K75 )
Clock-rate 500-700 MHz ( K7 ), 550-1000 MHz (K75)
Athlon Thunderbird (180nm)
Keluar pertama 5
juni 2000
Berhasil
menyaingi IP III
MMX 3DNOW!
Boros Daya dan
Suhu Tinggi
Kecepatan
700-1400 MHz
·
Athlon XP ( eXtrime Power ) ( 130 nm)
Banyak orang
mempersepsikan setara dengan Intel Pentium 4
Kompatibel RAM :
DDR/SDRAM 100, 133, 166, 200 Mhz
Instruksi Prosesor : 3D NOW! – Intel x86
Compatibility Intel MMX – SSE dan SSE2
Rating/clock
speed yang tersedia : 1500+ s/d 200+ ; 2200+ s/d 3000+ ; 3200+
·
Palomino ( 180nm )
Keluar pertama 9 Oktober 2001
MMX, 3DNOW! ,
Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate: 133 –
1733 MHz ( 1500+ s/d 2100+ )
·
Thoroughbred A/B ( 130 nm )
Keluar pertama
10 Juni 2002 ( A ), 21 Agustus 2002 ( B)
MMX, 3DNOW!,
Streaming SMID Extension / SSE
Soket A
Clock Rate :
T-Bred “A” : 1400-1800 ( 1600+ s/d 2200+ )
T-Bred “B” :
1400-2250 ( 1600+ s/d 2800+ )
266 MT/s
FSB:1400-2133 MHz ( 1600+ s/d 2600+ )
333 MT/s FSB:
2083 – 2250 MHz ( 2600+ s/d 2800+ )
·
Thorton (130nm)
Keluar pertama
September 2003
MMX, 3DNow,
Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate:
166-2200 MHz ( 2000+ s/d 3100+)
5. AMD Athlon 64
Prosesor ini
memiliki 3 variant socket yg berbeda yaitu socket 754, 939, dan 940. Socket 754
memiliki kontroler memori yg mendukung penggunaan memori DDR kanal tunggal.
Socket 939 memiliki kontroler memori yg mendukung memori kanal ganda. Prosesor
ini merupakan prosesor pertama yg kompatibel terhadap komputasi 64bit. Prosesor
ini menggunakan teknologi AMD 64 yg bisa bekerja pada system operasi dan
aplikasi 32 bit maupun 64 bit.
6. AMD Athlon 64 FX
Prosesor ini
memiliki 2 karakter penting :
- Dapat bekerja
pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit dengan kecepatan penuh
- Menawarkan
perlindungan virus yg disebut Ehanced Virus Protection ketika dijalankan diatas
platform Windows XP Service Pack 2 (SP2) maupun Windows XP 64 Bit edition.
System PC yg
berbasis AMD Athlon 64 FX sangat cocok bagi para pengguna PC yg antusias,
penggemar olah Video-Audio (multimedia) dan para pemain Game.
Fitur-fitur lain
:
3DNow!
Professional+SSE 2 Instruction
HyperTransport
Technology
On-Die cache
memory sebesar 1152KB (dengan rincian 128KB untuk L1 dan 1024 KB untuk L2
Jenis-jenis AMD
Athlon 64 FX
AMD Athlon FX
51, AMD Athlon FX 53, AMD Athlon FX 57
7. AMD Sempron
Prosesor ini
adalah sebuah jajaran prosesor yg diperkenalkan oleh AMD pada tahun 2004
sebagai pengganti prosesor AMD Duron dipasar komputer murah, untuk bersaing
dengan prosesor Intel Celeron D. AMD Sempron terbagi menjadi 2 jenis yaitu :
·
AMD Sempron soket A
·
AMD Sempron Soket 754
Versi soket A
dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yg dibuat berdasarkan prosesor AMD
Athlon XP Thoroughbred, karena pada saat itu AMD memang telah meluncurkan
prosesor untuk pasar High-End AMD Athlon 64.
AMD Sempron
soket 754 adalah prosesor Sempron yg dibangun diatas arsitektur AMD64 demi
meningkatkan kinerja yg dimilikinya.
AMD Sempron
memiliki kode nama Palermo yg sama seperti AMD Sempron soket A. Tetapi beberapa
seri AMD Sempron fitur 64bit tidak diaktifkan sehingga hanya dapat mengeksekusi
instruksi 32bit saja. Seperti halnya AMD Athlon 64 prosesor ini dilengkapi
dengan satu buah link HyperTransport yg dapat dikoneksikan ke chipset
motherboard.
8.
AMD 64 X2 Dual Core
Prosesor ini
dimaksudkan untuk menyaingi apa yang dikembangkan Intel dengan prosesor Core
Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, prosesor ini ditujukan bagi kalangan
pengguna media digital yg intensif.
Dari sisi fitur
prosesor ini dilengkapi dengan teknologi sperti HyperTransport yg mampu
meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan menyingkirkan bottlenecks
pada level input output, meningkatkan bandwith, mengurangi latency system.
Pendekatan yg digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya
terintegrasi sehingga membantu mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan
jalur dai prosesor langsung ke memori utama. Hasilnya, bisa menikmati loading
aplikasi yg lebih cepat dari performa aplikasi yg lebih meningkat.
9. AMD Opteron
Prosesor ini 64
Bit yg dirilis untuk pasar workstation dan server pada musim semi 2003.
Fitur-fitur :
·
Cahche level-1 sebesar 128 KB yg terbagi ke dalam data
chache 64 KB dan instruction cache 64 KB.
·
Chache level-2 sebesar 1024 KB
·
Kecepatan dari 1400 MHz – 3000MHz
·
Memiliki 3 buha link HyperTransport dengan kecepatan 3200
Mbit/s
·
Mampu mengakses memori fisik hingga 1 terabyte
·
Tersedia dalam single-core, dual-core, quad-core
·
Dan masih banyak lagi.
Prosesor ini
untuk menandingi prosesor Intel Xeon di pasar Workstation dan Itanium dipasar
High-End. Dibanding Intel Xeon yg berbasis mikroarsitektur Intel Netburst, AMD
Opteron ini dapat dibilang menang telak dilihat dari kinerja yg ditunjukkan
tiap watt yg digunakan (performance/watt), tapi belum dapat menandingi
efisiensi prosesor Intel Itanium 2.
AMD juga akan
meluncurkan AMD Opteron Quad Core di tahun 2008, prosesor AMD Opteron Quad Core
menggunakan 4 inti mampu mendukung fully buffered DIMM dan menambahkan satu
level L3-Chache.
Selain uraian
diatas masih ada perkembangan prosesor AMD Zamora, AMD Cadiz, AMD Greyhound,
AMD Turion, dan AMD dengan seri Quad Core nya.
Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon